Virtual Trunking Protocol

VTP (Virtual Trunking Protocol) adalah suatu cara agar kita dapat memanagement VLAN secara terpusat, jadi kita tidak perlu mengkonfigurasinya di tiap-tiap Switch, kita cukup konfigurasi VLAN di Switch yang sebagai VTP Server, sehingga switch-switch yang lain akan menyamakan konfigurasi seperti switch server. Terdapat 3 jenis VTP, yaitu

– VTP Server: Switch yang dikonfigurasi mode ini diibaratkan sebagai administrator yang bisa mengkonfigurasi apa saja.

– VTP Transparent: Switch yang dikonfigurasi mode ini difungsikan hanya sebagai jembatan antara VTP Server dengan VTP Client dan tidak mempengaruhi konfigurasi apapun.

– VTP Client: Sesuai dengan namanya, switch ini akan menjadi client/penerima dari switch server dan hanya akan dapat menerima konfigurasi VLAN secara otomatis dari VTP Server.

Buatlah topologi seperti dibawah ini.

Kita harus setting mode trunk terlebih dahulu di setiap switch-nya agar bisa saling terhubung dengan switch yang lain.

*Switch1

> Ketik “interface fa 0/1”

> Lalu “switchport mode trunk”

Selanjutnya kita jadikan switch1 ini menjadi server serta setting domain dan password-nya.

> Ketik “vtp mode server”

> Lalu “vtp domain Kantor”

> Dan “vtp password 2004”

Jika sudah, sekarang kita mulai buat vlan-nya.

> Ketik “vlan 10”, 20, 30, 40, 50, 60, 70 (terserah)

Untuk melihat vlan yang telah kita buat, kalian bisa ketik “do show vlan brief”

*Switch2

Di switch ini, kita akan jadikan sebagai penghubung/ mode transparent. Lakukan konfigurasinya seperti dibawah dengan setting mode transparent dan add domain dan password-nya.

juga dengan setting mode trunk

Untuk domain dan password disetiap switch, semuanya harus sama satu sama lain.

*Switch3
Jangan lupa untuk setting mode trunk

Pada switch ini, kita akan jadikan menggunakan mode vtp client lalu tambahkan domain dan password-nya.

Kalian bisa cek apakah vlan-nya sudah ada atau belum tanpa kita konfigurasi manual.

Leave a Reply

*